​TENTANG PEMINJAM ANAK EMASKU

SAYA suka mengoleksi buku. Ada semacam kegembiraan yang menelusup di dasar dada ketika melihat tumpukan buku-buku yang saya beli, ambil di perpustakaan -yang kadang lewat batas waktu pengembalian, meminjam dari teman, ‘pinjam’ dari rak buku orang lain yang ‘tampaknya’ tak akan diurusnya lagi, rapi saling tindih sesuai ukuran dan tebalnya. 

Saya suka berkumpul dengan teman sesama penyuka buku. Walau sebenarnya, banyak dari buku-buku yang kami susun di meja atau rak atau lemari masing-masing, belum kunjung selesai dibaca.

Dari sekian banyak buku yang selama ini saya ‘perjuangkan’ pengoleksiannya, saya menganakemaskan buku-buku sastra. Entah kenapa, bahagia rasanya. Ketika kau mencintai suatu, kau usahakan sedemikian rupa segala tentangnya. Bagi saya, begitulah pembuktian awal kecintaan saya terhadap sastra. 

Kita tak hidup sendirian dalam gua di tengah hutan. Yang walau dinyaman-nyamankan dengan api unggun, karpet tebal dan selimut hangat, dikeliligi buku-buku, saya sangsikan ketahanan badan dan jiwa untuk berlama-lama di sana, sendirian. Maka, wajar pulalah, ada saja teman atau siapa pun merasa berhak meminjam buku saya. Bagi saya, itu tak masalah. Sama sekali tak ada permasalahannya. 

Mereka meminjam anak emas saya. Iya, anak emas yang selama perawatannya menguras tenaga dan isi dompet saya. Ini yang selanjutnya selalu menuai masalah. Saya selalu tak bisa suka dengan cara meminjam yang tak mengindahkan cinta saya pada anak emas saya itu. Sebetulnya, dapat saja saya meminjamkan. Namun, sebagaimana telah saya anak emaskan mereka, saya meminta, setidaknya, jangan anak tirikan mereka.

Ada beberapa yang dipinjam, lantas tak tahu rimbanya lagi. Ada yang waktu ia pulang, berwajah kusut dan coreng moreng. Kemanakah angin sejuk di dada? Sebegitu tega pada anak saya itu. 

Semoga setelah ini, tak ada lagi peminjam macam ibu tiri.


Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s